Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَاَنْذَرْتَهُمْ اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ
“Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 6)
Hikmah
orang-orang kafir
Cirinya
a. Luar biasa bencinya kepada islam dan pemeluknya yang taat (orang- orang mukmin).
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَلَن تَرْضَىٰ عَنكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ
“Orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak akan ridha’ kepadamu hingga kamu mengikuti millah mereka” (QS. al-Baqarah: 120).
Kenyataanya ada orang yang begitu bencinya kepada orang mukmin , tapi bermesraan dan akrab dengan orang islam yang Allah katakan iman belum masuk kedalam hatinya. Atau iman itu sudah keluar dari hatinya karena jabatan harta atau wanita
Allâh Azza wa Jalla berfirman dalam al-Qur’an: قَالَتِ الْأَعْرَابُ آمَنَّا ۖ قُلْ لَمْ تُؤْمِنُوا وَلَٰكِنْ قُولُوا أَسْلَمْنَا وَلَمَّا يَدْخُلِ الْإِيمَانُ فِي قُلُوبِكُمْ ۖ وَإِنْ تُطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ لَا يَلِتْكُمْ مِنْ أَعْمَالِكُمْ شَيْئًا ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ Orang-orang Arab badui itu berkata, “Kami telah beriman.” Katakanlah, “Kalian belum beriman, tapi katakanlah, ‘Kami telah berislam (tunduk)’, karena iman itu belum masuk ke dalam hati kalian, dan jika kalian taat kepada Allâh dan Rasul-Nya, dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu. Sesungguhnya Allâh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Al-Hujurat/49:14]
b. Menutup dirinya dari islam
Artinya orang kafir itu adalah orang yang menutup dirinya dari kebenaran kebenaran ajaran Islam, menutup dirinya dari fakta fakta bahwa Alquran adalah suatu kebenaran, sesuatu yang haq yang seharusnya bagi orang yang memiliki akal yang sehat maka dia harus mengimani Alquran. Tapi bagi orang kafir maka dia menutup rapat-rapat kebenaran Alquran di dalam akal dan hatinya.Karenanya bisa jadi orang-orang yang memusuhi Islam awalnya kemudian dia berbalik meyakini ajaran-ajaran Islam Kenapa karena dia belum menutup akal dan hatinya, Mungkin dia menghina Islam hanya sekedar ikut-ikutan ketidakpahaman tapi ketika dia membuka hatinya membuka akalnya kemudian dia pelajari Islam dengan baik maka kemudian ia beriman kepada Alquran kepada ajaran Islam yang benar-benar sesuai dengan hati nurani sesuai dengan akal sehat dan sesuai dengan kemanusiaan atau rasa kemanusiaan.
c. Orang kafir itu memerangi orang-orang mukmin
Mereka memerangi orang orang mukmin secara fisik kalau mereka merasa mampu. Kalau mereka merasa tidak mampu mereka akan memerangi umat Mukmin, orang-orang beriman dengan berbagai cara secara ekonomi pendidikan sosial dan budaya. Bahkan mereka memfitnah dan menjuluki orang-orang yang beriman dengan julukan-julukan yang buruk seperti teroris radikalis ekstrimis kadal gurun onta dan sebagainya dan mereka tidak segan-segan menghina melecehkan pemimpin pemimpin yang Mukmin yang komitmen dengan Islam dan nasionalis dengan sebutan sebutan gelar gelar yang buruk dan ini terjadi pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Yang harus kita lakukan kepada mereka adalah
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضَ مِنْهَاۤ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ ۗ وَقَا تِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَآ فَّةً كَمَا يُقَا تِلُوْنَكُمْ كَآ فَّةً ۗ وَا عْلَمُوْۤا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ
“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan Bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.”
(QS. At-Taubah 9: Ayat 36)
Ketika mereka memerangi kita secara fisik, maka kita perang fisik. Jika mereka perangi kita dengan ekonomi maka kita perangi ekonomi mereka, jika mereka memerangi kita secara politik, maka kita perangi secara politik. Arti ya mukmin diperintahkan untuk melawan jika diperangi, bukan memulai peperangan karena islam agama damai. Dan Allah melarang kita melampaui batas, tapi tetapberlaku adil walau dalam keadaan perang. Beda halnya orang-orang kafir sekutunya syaitan, mereka memerangi ummat islam dengan membabi buta. Sejarah membuktikan.