Kurikulum Pendidikan Manusia dari Sang Maha Pencipta Manusia dan Alam Semesta

Surat Al-Jumu’ah Ayat 2
هُوَ ٱلَّذِى بَعَثَ فِى ٱلْأُمِّيِّۦنَ رَسُولًا مِّنْهُمْ يَتْلُوا۟ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتِهِۦ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْحِكْمَةَ وَإِن كَانُوا۟ مِن قَبْلُ لَفِى ضَلَٰلٍ مُّبِينٍ

Artinya: Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,

Tadabbur Ayat

1. Dialah (Allah) yang mengutus kepada kaum.

Kurikulum ini Allah Buat untuk Mendidik Manusia sebagai makhluknya. Akankah kita mengagap manusia apalagi ianya tidak beriman kepada Allah lebih tahu dan faham terhadap pendidikan kita?. Padahal tujuan kita membentuk generasi BerIman.

2. Mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka Sebagai Guru atau Pendidik

Rasul adalah Pendidik yang memiliki visi mewujudkan masyarakat yang beriman yang berilmu pengetahuan dan mampu mengubah peradaban yang rusak menjadi Peradaban Rabbani yang taat kepada Allah Subahanahuwata’ala.

3. Kurikulum dan Model Pembelajaran yang harus dilakukan Rasul adalah.

a. Membacakan ayat-ayat Allah

Mengenalkan Manusia atau peserta didiknya kepada Penciptanya agar bertambah keimanan dan ketaatannya.

b. Mensucikan mereka

Mentadabburi ayat Allah sehingga peserta didiknya bersih hatinya dari kesyirikan dan dengannya terbentuk Akhlak yang baik sebagai seorang pembelajar . Sehingga pelajar akan lebih ikhlas dan siap menerima Ilmu yang diajarkann serta siap pula untuk mengamalkannya.

c. Mengajarkan Kitab Allah. (Al Qur’an)

Menjadikan Al Qur’an sebagai sumber utama bahan ajar untuk semua Ilmu Pengetahuan yang di perlukan dalam kehidupan sehari hari. Dengannya juga kita sekaligus menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.

d. Mengajarkan Hikmah (As Sunnah).

Sunnah Merupakan penjelasan detail dari Al Qur’an yang merupakan pedoman utama kedua dalam kehidupan sekaligus bahan ajar utama setelah AlQur’an.. Karenanya seorang pendidik harus menjadikannya Referensi utama setelah Al Qur’an dalam pembelajaran.

4. Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,

Peringatan dari Allah Sang Maha Pencipta yang lisan kita selalu meminta agar ditunjuki jalan yang lurus. Jalan orang orang yang telah didik dengan menggunakan kurikulum yang Allah perintahkan diatas. Peringatan ini maknanya jika kita tidak menggunakan Kurikulum yang Allah Tunjukkan maka kita benar benar dalam kesesatan.

Semoga bermanfaat

والله عالم بشواب
MEDFIS96
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai